Rabu, 15 Mei 2013

Lanjutan Laporan KKP



BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

A.  Visi
Menjadi perusahaan persemenan terkemuka di Asia dengan efisiensi tinggi.

B.  Misi
Ø Meningkatkan nilai perusahaan sesuai keinginan stakeholders
Ø Memproduksi semen untuk memenuhi kebutuhan konsumen dengan kualitas dan harga serta penyerahan tepat waktu
Ø Menggunakan teknologi yang lebih efisien, aman dan ramah lingkungan
Ø Membangun lingkungan kerja yang mampu membangkitkan motivasi karyawan untuk bekerja saceara profesional.

C.  Sejarah Singkat PT. Semen Tonasa
PT. Semen Tonasa adalah produsen terbesar di kawasan Indonesia timur yang menempati lahan seluas 715 hektar di desa Biringere kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkajene Kepulauan, 68 km dari kota Makassar yaitu pabrik Tonasa unit II, III, IV, dan V.
1.    Pabrik Semen Tonasa Unit I
Tonasa unit I didirikan berdasarkan Tap MPRS RI No. 11/MPRS/1960 tanggal 06 Desember 1960 tentang pola pembangunan nasional semesta beserta berencana tahapan 1961-1969.
Tonasa unit I mulai berproduksi semen pada tahun 1968 dengan kapasitas 120.000 metrik ton semen per tahun dengan proses basah (proses ini, umpan balik klin berupa luluhan / slurry dengan kadar air 25-40%) pabrik yang beroperasi di desa Tonasa kecamatan Baloci kabupaten Pangkajene Kepulauan, sejak tahun 1984 dihentikan operasinya atas pertimbangan ekonomis.
2.    Pabrik Semen Tonasa Unit II
Tonasa Unit II berlokasi di Biringere kecamatan Bungoro kabupaten Pangkajene Kepulauan propinsi Sulawesi Selatan sekitar 23 km dari lokasi Tonasa unit I, didirikan berdasarkan kepada persetujuan BAPENAS
No.23XC-LC/B.V.76.
No.285/D.I/IX/76   
Tonasa unit II yang menggunakan proses kering (proses ini, umpan balik kiln berupa tepung kering dengan kadar air 0,5-1%) mulai beoperasi dengan cara komersial pada tahun 1980 dengan kapasitas produksi 510.000 metrik ton semen per tahun, program optimalisasi Tonasa II dirampungkan pada tahun 1991 secara swakelola dan berhasil meningkatkan kapasitas produksi menjadi 590.000 metrik ton semen per tahun.
3.    Pabrik Semen Tonasa Unit III
Tonasa unit III berlokasi ditempat yang sama dengan pabrik semen tonasa unit II dibangun berdasarkan persetujuan BAPENAS
No.32/XC-LC/B.V.1981
No.2177/WK/10/1981
Tonasa unit III mengunakan proses kering dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1985 dengan kapasitas produksi 590.000 metrik ton semen per tahun.

4.    Pabrik Semen Tonasa Unit IV
Tonasa unit IV didirikan berdasarkan SK mentri perindustrian No.182/MPP.IX/1990 pada tanggal 02 Oktober dan SK mentri keuangan RI No.154/MK.013/1990 tanggal 29 November 1990. Tonasa unit IV dengan kapasitas produksi 2.300.000 metrik ton pertahun di operasikan secara komersial pada tanggal 01 November 1996, pabrik yang menggunakan proses kering ini terletak dilokasi yang sama dengan Tonasa II dan III.
5.    Konsolidasi dengan PT. Semen Gersik (Persero) Tbk pemegang saham PT. Semen Tonasa adalah pemerintah Republik Indonesia, konsolidasi dengan PT. Semen Gersik (Persero) Tbk dilaksanakan pada tanggal 15 September 1995 dan kemudian sesuai dengan keputusan RUPSLB pada tanggal 13 Mei 1997, sebanyak 500 lembar saham portepel dijual pada koperasi karyawan semen tonasa adalah PT. Semen Gersik (Persero) Tbk dengan 304 juta lembar saham dan koperasi karyawan Semen Tonasa (KKST) dengan 500 lembar saham.




D.  Prsoduk
1.    Semen Portland Tipe I
Semen Portland tipe I adalah semen hidrolis yang dibuat dengan menggiling terak dan gypsum. Semen Portland tipe I produksi perseroan memenuhi persyaratan SNI 15-2049-2004 jenis dan ASTM C150-2004 tipe I.
Semen jenis ini digunakan untuk bangunan umum dengan kekuatan tekanan yang tinggi (tidak memerlukan persyaratan khusus), seperti bangunan bertingkat tinggi, perumahan, jembatan serta jalan raya, landasan bandar udara, beton prakatan, bendungan/saluran irigasi, elemen bangunan srta genteng, hollow, brick/batako, paving block, buis beton, roster dan lain-lain. 
2.    Semen Portland Komposit
Semen Portland Komposit adalah bahan pengikat hidrolis hasil penggilingan bersama terak Semen Portland dan gypsum dengan satu atau lebih bahan anorganik, atau hasil pencampuran bubuk semen portland dengan bubuk bahan anorganik lain.
Semen Portland Komposit produksi PT. Semen Tonasa memenuhi persyaratan SNI 15-7064-2004. Kegunaan semen jenis ini diperuntukkan untuk konstruksi beton umum, pasangan batu bata, plesteran dan acian, selokan, jalan, pagar dinding, pembuatan elemen bangunan khusus sperti beton pracetak, beton pratekan, panel beton, paving block dan sebagainya.
3.    Semen Portland Pozzolan
Semen Portland Pozzoland adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran homogen antara semen portland dan pozzolan halus, yang diproduksi dengan menggiling klinker semen portland dan pozzolan bersama-sama atau mencampur sacara rata bubuk semen portland dan pozolan atau gabungan antara menggiling dan mencampur, dimana kadar pozzolan 15-40% massa semen portland pozzolan.
Semen portland pozolan produksi perseroan memenuhi persyaratan SNI 15-0302-2004 tipe IP-U, ideal untuk bangunan bertingkat (2-3 lantai), konstruksi beton umum, konstruksi beton massa seperti pondasi plat penuh dan bendungan, konstruksi bangunan daerah pantai, tanah berair (rawa) dan bangunan dilingkungan garam sulfat yang agresif serta konstruksi bangunan yang memerlukan kekedapan tinggi seperti bangunan sanitasi, bangunan perairan dan penampungan air.

E.  Jaringan Distribusi
Wilayah PT. Semen Tonasa meliputi 13 propinsi di kawasan timur Indonesia :
1.    Sulawesi Tenggaara
2.    Sulawesi Tengah
3.    Sulawesi Utara
4.    Kalimantan Timur
5.    Kalimantan Barat
6.    Kalimantan Selatan
7.    Kalimantan Tengah
8.    Maluku
9.    Papua
10.     Nusa Tenggara Timur
11.     Nusa Tenggara Barat dan Bali
12.     Jawa Barat
13.     Jawa Tengah
14.     DKI Jakarta

Negara-negara tujuan ekspor PT. Semen Tonasa antara lain :
1.    Bangladesh
2.    Singapura
3.    Vietnam
4.    Nigeria
5.    Dili
6.    Hongkong
7.    Thailand
8.    Malaysia
9.    Kamboja
10.     Afrika

F.   Sistem Manajemen
Dalam perjalanannya, perseroan berkomitmen untuk mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan. Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, perseroan menerapkan sistem manajemen terpadu dan terintegrasi yang mencakup sistem manajemen mutu 9001, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta sistem Manajemen Lingkungan 14001, ketiganya tergabung dalam “Sistem Manajemen semen Tonasa”.
a.    Sistem Manajemen Lingkungan
Kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan telah dimulai sejak berdirinya perseroan. Pengelolaan lingkungan yang terwujud melalui penerapan Sistem Manajemen Lingkungan, senantiasa dikembangankandan disempurnakan untuk menjamin pembangunan yang berkelanjutan. Sistem Manajemen Lingkungan yang dilaksanakan secara berkelenjutan oleh perseroan adalah Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 yang di update dari versi 1996 ke versi 2004 yang di tetapkan oleh Badan Sertifikasi Internasional.
Komitmen manajemen perseroan adalah menjadi prosuden semen yang ramah lingkungan. Untuk mewujudkan komitmen tersebut perseroan menjalankan operasional perusahaannya dengan memenuhi persyaratan peraturan yang berlaku, meminimalisasi dampak negatif dari proses dan produk yang dihasilkan, pelaksanaan program efisiensi pemakaian sumber daya alam dan energi, melaksanakan kegiatan konservasi lahan bekas tambang, serta membina hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar dan pemerintah daerah. Keberhasilan ini dibuktikan dengan diperolehnya penghargaan dari pemerintah pada program “PROPER” dengan predikat baik “BIRU”.
Alternatif Fuel and Raw Material (AFR) PT. Semen Tonasa selalu berusaha bersinergi dengan alam sejak sejak operasionalnya tahun 1968. Kegiatan reklamasi lahan tambang, berupa penanaman pohon maupun pengelolaan lahan menjadi kolam ikan adalah adalah salah satu kegiatan yang selama ini dilakukan untuk merevitalisasi alam ke fungsinya. Inovasi terbaru PT. Semen Tonasa mengembangkan suatu sistem manajemen penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan yaitu Alternatif Fuel and Raw Material (AFR). AFR adalah alternatif untuk industri menggunakan bahan bakar selain bahan bakar organik, batu bara dan minyak bumi. AFR memberikan kemungkinan kepada industri untuk mengurangi kandungan emisi CO2 gas buangnya dan membantu menyelamatkan bumi dari kelangkaan SDA.
Sisi lain pemanfaatan AFR menjadi nilai bagi masyarakat sekitar. Melalui kerja sama biro PKBL, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan PT. Semen Tonasa untuk penyediaan limbah rumah tangga yang dapat dikelola kembali menjadi AFR. Meskipun masih sangat terbatas dan secara tidak sadar kegiatan ini turut meningkatkan taraf pendapatan masyarakat serta mengurangi pencemaran lingkungan.
b.    Sistem manajemen Mutu
Mutu merupakan fokus utama dalam kaitannya dengan kepuasan pelanggan. Jaminan mutu yang baik dan penyerahan produk yang tepat waktu dan harga bersaing menjadi komitmen perseroan dalam menghadapi persaingan di era global. 
Komitmen nutuk selalu menjaga mutu produk diterapkan melalui Sistem Manajemen Mutu ISO 9002 sejak tahun 1996 dan ditingkatkan melalui Sistem Manajemen Mutu ISO 9002:2000 pada tahun 2002.
c.    Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Perseroan menyadari bahwa tenaga kerja merupakan bagian yang sangat penting dalam menjalankan perusahaan, oleh karena itu, perseroan bertanggung jawab untuk menjamin lingkungan kerja yang aman, sehat sejahtera, bebasdari kecelakaan dan pencemaran lingkungan serta penyakit akibat kerja.
Komitmen yang telah ada sejak perusahaan ini berdiri, kembali diperkuat dengan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada tahun 2000, keberhasilan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan ditandai dengan pemberrian sertifikat setelah dilakukan audit dari kementrian tenaga kerja RI dengan predikat tertinggi “BENDERA EMAS” sejak Januari 2004, pada tahun 2008 telah dilakukan penjajakan dalam rangka peningkatan manajemen K3 untuk ke arah taraf internasional, yaitu OHSAS selain tidak hanya untuk areal pabrik, sertifikasi keselamatan kerja di areal pelabuhan dan kapal laut juga telah diraih oleh perseroan, diawali dengan ISM code pada tahun 2004 dankemudian disusul dengan ISPS code pada tahun 2008.

G. Fasilitas Penunjang
a.    Pengantongan Semen & BTG Power Plant
PT. Semen Tonasa memiliki 7 unit pengantongan semen yang berlokasi di Makassar, Bitung, Samarinda, Banjarmasin, Bali, dan Ambon dengan kapasitas masing-masing 300.000 metrik ton semen pertahun kecuali Makassar dan Bali yang berkapasitas 600.000 metrik ton semen pertahun dan Palu yang berkapasitas 175.000 metrik ton pertahun. PT. Semen Tonasa juga memiliki pembangkit listrik tenaga uap yaitu Boiler Turbin Generator (BTG) power plant dengan kapasitas 2x25 MW yang berlokasi di Biringkasi Kab. Pankep sekitar 17 km dari lokasi pabrik Tonasa II, III dan IV.
b.    Pelabuhan Khusus Biringkasi
Pelabuhan Biringkasi yang berjarak 17 km dari lokasi dibangunsendiri oleh PT. Semen Tonasa, pelabuhan ini berfungsi sebagai jaringan distribusi antar pulau maupun ekspor dan dapat disandari kapal denagan muatan atas 17.500 ton. Pelabuhan ini juga digunakan untuk bongkar muat barang – barang kebutuhan pabrik seperti: batu bara, gypsum, slag, kertas kraft, suku cadang dan lain – lain untuk kelancaran operasi, pelabuhan ini dilengkapi dengan rambu – rambu laut dan mouringbuoy.
Pelabuhan Biringkasi dilengkapi dengan 5 unit packer dengan kapasitas masing – masing 100 ton perjam serta 7 unit ship loader,, 4 unit digunakan untuk pengisian semen sak dengan kapasitas masing – masing 100 – 120 ton perjam, ayau masing – masing 500 ton perjam / 6.000 ton perhari. Panjang dermaga pelabuhan sekitar 2 km diukur dari garis pantai ke laut, sedangkan panjang dermaga untuk sandar adalah :

Dermaga I :
Sebelah utara 429 m dengan kedalaman 10,5 m (LWL)
Sebelah selatan 445,50 m dengan kedalaman 7,5 m (LWL)

Dermaga II:
Panjang dermaga adalah 65 m dengan kedalaman 5 m (LWL)    


c.    Pembangkit Lisrtik Tenaga Uap
PT. Semen Tonasa memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2x25 MW, yang terletak dipelabuhan Biringkasi dan berfungsi untuk menyuplai listrik ke pabrik dan kompleks perumahan karyawan.

H.  Fasilitas Umum
Perseroan selalu mengedepankan kesejahteraan tenaga kerja karena perseroan menyadari bahwa tenaga kerja merupakan bagaian dari operasional perusahaan. Untuk menjamin kesejahteraan tersebut, perseroan memberikan sarana dan prasarana yang menunjang diantaranya fasilitas perumahan bagi karyawan, fasilitas pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA, fasilitaskesehatan yaitu rumah sakit semen tonasa, fasilitas olahraga berupa lapangan tenis, lapangan bola basket, lapangan golf, kolan renang, lapangan bulutangkis dan lapangan sepakbola serta swalayan yang dikelola oleh koperasi karyawan semen tonasa.
Sebagai salah satu wujud dari komitmen perusahaan terhadap masyarakat, maka selain diperuntukan bagi karyawan semen tonasa berupa fasilitas seperti sekolah, rumah sakit dan swalayan juga diperuntukan untuk masyarakat sekitar perusahaan.

I.     Tanggungjawab Perusahaan
Sebagai korporasi yang beroperasi dan berkembang ditengah masyarakat, perseroan turut bertanggungjawab dalam upaya memajukan usaha masyarakat sekitar terutama bagi yang belum cukup modal dan keahlian. Perseroan memiliki program kemitraan sebagai sarana untuk membina masyarakat sekitar melalui pelatihan teknis dan pemberian pinjaman modal usaha dengan angsuran lunak. Hingga tahun 2008 perseroan telah membina sebanyak 4.262 mitra binaan dengan jumlah pinjaman Rp. 1,6 triliyun.
Untuk mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar perseroan memiliki program Bina Lingkungan yang terfokus pada kondisi sosial masyarakat sekitar pabrik (Kab. Pangkep dan Luar Kab. Pangkep), terutama yang bersentuhan langsung dengan dampak lingkungan fisik yang timbul dari operasional perseroan. Obyek pada program Bina Lingkungan meliputi peningkatan kualitas kessehatan masyarakat, pengembangan sarana dan prasarana masyarakat seperti jalan raya, tempat ibadah serta bantuan pompa air untuk pengairan sawah disekitar pabrik serta kegiatan melestarikan lingkungan.

J.    Struktur Organisasi Perusahaan PT. Semen Tonasa (terlampirkan)
Adanya struktur organisasi yang baik merupakan salah satu syarat yang penting agar perusahaan dapat berjalan baik. Suatu perusahaan akan berhasil mencapai prestasi kerja yang efektif dari karyawan apabila terdapat sistem kerja sama yang baik, dimana fungsi – fungsi dalam organisasi tersebut mempunyai tugas, wewenang, dan tanggungjawabyang telah dinyatakan dan diuraikan secara jelas.
Struktur organisasi perusahaan PT. Semen Tonasa mengikuti metode atau prinsip organisasi dimana fungsi – fungsi didalamnya telah dinyatakan dan diuraikan dengan menekankan pada pembagian tugas. Untuk memahami kesatuan organisasi perusahaan sebagaimana terlampir.
Sesuai dengan anggaran dasar PT. Semen Tonasa diurus dan dipimpin oleh direksi yang terdiri dari seorang direktur utama dan tiga orang direktur. Dalam melakukan tugasnya direksi diawasi oleh dewan komisaris dan direksi diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), yang masing – masing untuk jangka waktu 3 tahun bagi dewan komisaris dan 5 tahun bagi direksi.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar