BAB II
GAMBARAN UMUM
PERUSAHAAN
A. Visi
Menjadi perusahaan persemenan
terkemuka di Asia dengan efisiensi tinggi.
B. Misi
Ø Meningkatkan
nilai perusahaan sesuai keinginan stakeholders
Ø Memproduksi
semen untuk memenuhi kebutuhan konsumen dengan kualitas dan harga serta
penyerahan tepat waktu
Ø Menggunakan
teknologi yang lebih efisien, aman dan ramah lingkungan
Ø Membangun
lingkungan kerja yang mampu membangkitkan motivasi karyawan untuk bekerja
saceara profesional.
C. Sejarah Singkat PT. Semen Tonasa
PT. Semen Tonasa
adalah produsen terbesar di kawasan Indonesia timur yang menempati lahan seluas
715 hektar di desa Biringere kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkajene Kepulauan,
68 km dari kota Makassar yaitu pabrik Tonasa unit II, III, IV, dan V.
1. Pabrik
Semen Tonasa Unit I
Tonasa unit I
didirikan berdasarkan Tap MPRS RI No. 11/MPRS/1960 tanggal 06 Desember 1960
tentang pola pembangunan nasional semesta beserta berencana tahapan 1961-1969.
Tonasa unit I
mulai berproduksi semen pada tahun 1968 dengan kapasitas 120.000 metrik ton
semen per tahun dengan proses basah (proses ini, umpan balik klin berupa
luluhan / slurry dengan kadar air 25-40%) pabrik yang beroperasi di desa Tonasa
kecamatan Baloci kabupaten Pangkajene Kepulauan, sejak tahun 1984 dihentikan
operasinya atas pertimbangan ekonomis.
2. Pabrik
Semen Tonasa Unit II
Tonasa Unit II
berlokasi di Biringere kecamatan Bungoro kabupaten Pangkajene Kepulauan
propinsi Sulawesi Selatan sekitar 23 km dari lokasi Tonasa unit I, didirikan
berdasarkan kepada persetujuan BAPENAS
No.23XC-LC/B.V.76.
No.285/D.I/IX/76
Tonasa unit II
yang menggunakan proses kering (proses ini, umpan balik kiln berupa tepung
kering dengan kadar air 0,5-1%) mulai beoperasi dengan cara komersial pada
tahun 1980 dengan kapasitas produksi 510.000 metrik ton semen per tahun,
program optimalisasi Tonasa II dirampungkan pada tahun 1991 secara swakelola
dan berhasil meningkatkan kapasitas produksi menjadi 590.000 metrik ton semen
per tahun.
3. Pabrik
Semen Tonasa Unit III
Tonasa unit III
berlokasi ditempat yang sama dengan pabrik semen tonasa unit II dibangun
berdasarkan persetujuan BAPENAS
No.32/XC-LC/B.V.1981
No.2177/WK/10/1981
Tonasa unit III
mengunakan proses kering dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1985
dengan kapasitas produksi 590.000 metrik ton semen per tahun.
4. Pabrik
Semen Tonasa Unit IV
Tonasa unit IV
didirikan berdasarkan SK mentri perindustrian No.182/MPP.IX/1990 pada tanggal
02 Oktober dan SK mentri keuangan RI No.154/MK.013/1990 tanggal 29 November
1990. Tonasa unit IV dengan kapasitas produksi 2.300.000 metrik ton pertahun di
operasikan secara komersial pada tanggal 01 November 1996, pabrik yang
menggunakan proses kering ini terletak dilokasi yang sama dengan Tonasa II dan
III.
5. Konsolidasi
dengan PT. Semen Gersik (Persero) Tbk pemegang saham PT. Semen Tonasa adalah
pemerintah Republik Indonesia, konsolidasi dengan PT. Semen Gersik (Persero)
Tbk dilaksanakan pada tanggal 15 September 1995 dan kemudian sesuai dengan
keputusan RUPSLB pada tanggal 13 Mei 1997, sebanyak 500 lembar saham portepel
dijual pada koperasi karyawan semen tonasa adalah PT. Semen Gersik (Persero)
Tbk dengan 304 juta lembar saham dan koperasi karyawan Semen Tonasa (KKST)
dengan 500 lembar saham.
D. Prsoduk
1. Semen
Portland Tipe I
Semen Portland
tipe I adalah semen hidrolis yang dibuat dengan menggiling terak dan gypsum.
Semen Portland tipe I produksi perseroan memenuhi persyaratan SNI 15-2049-2004
jenis dan ASTM C150-2004 tipe I.
Semen jenis ini
digunakan untuk bangunan umum dengan kekuatan tekanan yang tinggi (tidak
memerlukan persyaratan khusus), seperti bangunan bertingkat tinggi, perumahan,
jembatan serta jalan raya, landasan bandar udara, beton prakatan,
bendungan/saluran irigasi, elemen bangunan srta genteng, hollow, brick/batako,
paving block, buis beton, roster dan lain-lain.
2. Semen
Portland Komposit
Semen Portland
Komposit adalah bahan pengikat hidrolis hasil penggilingan bersama terak Semen
Portland dan gypsum dengan satu atau lebih bahan anorganik, atau hasil pencampuran
bubuk semen portland dengan bubuk bahan anorganik lain.
Semen Portland
Komposit produksi PT. Semen Tonasa memenuhi persyaratan SNI 15-7064-2004. Kegunaan
semen jenis ini diperuntukkan untuk konstruksi beton umum, pasangan batu bata,
plesteran dan acian, selokan, jalan, pagar dinding, pembuatan elemen bangunan
khusus sperti beton pracetak, beton pratekan, panel beton, paving block dan
sebagainya.
3. Semen
Portland Pozzolan
Semen Portland
Pozzoland adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran homogen antara semen
portland dan pozzolan halus, yang diproduksi dengan menggiling klinker semen
portland dan pozzolan bersama-sama atau mencampur sacara rata bubuk semen
portland dan pozolan atau gabungan antara menggiling dan mencampur, dimana
kadar pozzolan 15-40% massa semen portland pozzolan.
Semen portland
pozolan produksi perseroan memenuhi persyaratan SNI 15-0302-2004 tipe IP-U,
ideal untuk bangunan bertingkat (2-3 lantai), konstruksi beton umum, konstruksi
beton massa seperti pondasi plat penuh dan bendungan, konstruksi bangunan
daerah pantai, tanah berair (rawa) dan bangunan dilingkungan garam sulfat yang
agresif serta konstruksi bangunan yang memerlukan kekedapan tinggi seperti
bangunan sanitasi, bangunan perairan dan penampungan air.
E. Jaringan Distribusi
Wilayah PT.
Semen Tonasa meliputi 13 propinsi di kawasan timur Indonesia :
|
1. Sulawesi
Tenggaara
2. Sulawesi
Tengah
3. Sulawesi
Utara
4. Kalimantan
Timur
5. Kalimantan
Barat
6. Kalimantan
Selatan
7. Kalimantan
Tengah
|
8. Maluku
9. Papua
10. Nusa
Tenggara Timur
11. Nusa
Tenggara Barat dan Bali
12. Jawa
Barat
13. Jawa
Tengah
14. DKI
Jakarta
|
Negara-negara tujuan ekspor PT. Semen Tonasa antara
lain :
|
1. Bangladesh
2. Singapura
3. Vietnam
4. Nigeria
5. Dili
|
6. Hongkong
7. Thailand
8. Malaysia
9. Kamboja
10. Afrika
|
F.
Sistem
Manajemen
Dalam
perjalanannya, perseroan berkomitmen untuk mencapai visi dan misi yang telah
ditetapkan. Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, perseroan menerapkan
sistem manajemen terpadu dan terintegrasi yang mencakup sistem manajemen mutu
9001, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta sistem Manajemen
Lingkungan 14001, ketiganya tergabung dalam “Sistem Manajemen semen Tonasa”.
a. Sistem
Manajemen Lingkungan
Kesadaran akan
pentingnya pengelolaan lingkungan telah dimulai sejak berdirinya perseroan.
Pengelolaan lingkungan yang terwujud melalui penerapan Sistem Manajemen
Lingkungan, senantiasa dikembangankandan disempurnakan untuk menjamin
pembangunan yang berkelanjutan. Sistem Manajemen Lingkungan yang dilaksanakan
secara berkelenjutan oleh perseroan adalah Sistem Manajemen Lingkungan ISO
14001 yang di update dari versi 1996 ke versi 2004 yang di tetapkan oleh Badan
Sertifikasi Internasional.
Komitmen
manajemen perseroan adalah menjadi prosuden semen yang ramah lingkungan. Untuk
mewujudkan komitmen tersebut perseroan menjalankan operasional perusahaannya
dengan memenuhi persyaratan peraturan yang berlaku, meminimalisasi dampak
negatif dari proses dan produk yang dihasilkan, pelaksanaan program efisiensi
pemakaian sumber daya alam dan energi, melaksanakan kegiatan konservasi lahan
bekas tambang, serta membina hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar dan
pemerintah daerah. Keberhasilan ini dibuktikan dengan diperolehnya penghargaan
dari pemerintah pada program “PROPER”
dengan predikat baik “BIRU”.
Alternatif Fuel
and Raw Material (AFR) PT. Semen Tonasa selalu berusaha bersinergi dengan alam
sejak sejak operasionalnya tahun 1968. Kegiatan reklamasi lahan tambang, berupa
penanaman pohon maupun pengelolaan lahan menjadi kolam ikan adalah adalah salah
satu kegiatan yang selama ini dilakukan untuk merevitalisasi alam ke fungsinya.
Inovasi terbaru PT. Semen Tonasa mengembangkan suatu sistem manajemen
penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan yaitu Alternatif Fuel and Raw
Material (AFR). AFR adalah alternatif untuk industri menggunakan bahan bakar
selain bahan bakar organik, batu bara dan minyak bumi. AFR memberikan
kemungkinan kepada industri untuk mengurangi kandungan emisi CO2 gas
buangnya dan membantu menyelamatkan bumi dari kelangkaan SDA.
Sisi lain pemanfaatan
AFR menjadi nilai bagi masyarakat sekitar. Melalui kerja sama biro PKBL,
masyarakat dapat memenuhi kebutuhan PT. Semen Tonasa untuk penyediaan limbah
rumah tangga yang dapat dikelola kembali menjadi AFR. Meskipun masih sangat
terbatas dan secara tidak sadar kegiatan ini turut meningkatkan taraf
pendapatan masyarakat serta mengurangi pencemaran lingkungan.
b. Sistem
manajemen Mutu
Mutu merupakan
fokus utama dalam kaitannya dengan kepuasan pelanggan. Jaminan mutu yang baik
dan penyerahan produk yang tepat waktu dan harga bersaing menjadi komitmen
perseroan dalam menghadapi persaingan di era global.
Komitmen nutuk
selalu menjaga mutu produk diterapkan melalui Sistem Manajemen Mutu ISO 9002
sejak tahun 1996 dan ditingkatkan melalui Sistem Manajemen Mutu ISO 9002:2000
pada tahun 2002.
c. Sistem
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Perseroan
menyadari bahwa tenaga kerja merupakan bagian yang sangat penting dalam
menjalankan perusahaan, oleh karena itu, perseroan bertanggung jawab untuk
menjamin lingkungan kerja yang aman, sehat sejahtera, bebasdari kecelakaan dan
pencemaran lingkungan serta penyakit akibat kerja.
Komitmen yang
telah ada sejak perusahaan ini berdiri, kembali diperkuat dengan Sistem
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada tahun 2000, keberhasilan
menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan ditandai
dengan pemberrian sertifikat setelah dilakukan audit dari kementrian tenaga
kerja RI dengan predikat tertinggi “BENDERA EMAS” sejak Januari 2004, pada
tahun 2008 telah dilakukan penjajakan dalam rangka peningkatan manajemen K3
untuk ke arah taraf internasional, yaitu OHSAS selain tidak hanya untuk areal
pabrik, sertifikasi keselamatan kerja di areal pelabuhan dan kapal laut juga
telah diraih oleh perseroan, diawali dengan ISM code pada tahun 2004
dankemudian disusul dengan ISPS code pada tahun 2008.
G. Fasilitas Penunjang
a. Pengantongan
Semen & BTG Power Plant
PT. Semen Tonasa
memiliki 7 unit pengantongan semen yang berlokasi di Makassar, Bitung,
Samarinda, Banjarmasin, Bali, dan Ambon dengan kapasitas masing-masing 300.000
metrik ton semen pertahun kecuali Makassar dan Bali yang berkapasitas 600.000
metrik ton semen pertahun dan Palu yang berkapasitas 175.000 metrik ton
pertahun. PT. Semen Tonasa juga memiliki pembangkit listrik tenaga uap yaitu
Boiler Turbin Generator (BTG) power plant dengan kapasitas 2x25 MW yang
berlokasi di Biringkasi Kab. Pankep sekitar 17 km dari lokasi pabrik Tonasa II,
III dan IV.
b. Pelabuhan
Khusus Biringkasi
Pelabuhan
Biringkasi yang berjarak 17 km dari lokasi dibangunsendiri oleh PT. Semen
Tonasa, pelabuhan ini berfungsi sebagai jaringan distribusi antar pulau maupun
ekspor dan dapat disandari kapal denagan muatan atas 17.500 ton. Pelabuhan ini
juga digunakan untuk bongkar muat barang – barang kebutuhan pabrik seperti:
batu bara, gypsum, slag, kertas kraft, suku cadang dan lain – lain untuk
kelancaran operasi, pelabuhan ini dilengkapi dengan rambu – rambu laut dan
mouringbuoy.
Pelabuhan
Biringkasi dilengkapi dengan 5 unit packer dengan kapasitas masing – masing 100
ton perjam serta 7 unit ship loader,, 4 unit digunakan untuk pengisian semen
sak dengan kapasitas masing – masing 100 – 120 ton perjam, ayau masing – masing
500 ton perjam / 6.000 ton perhari. Panjang dermaga pelabuhan sekitar 2 km
diukur dari garis pantai ke laut, sedangkan panjang dermaga untuk sandar adalah
:
Dermaga I :
Sebelah utara 429 m dengan
kedalaman 10,5 m (LWL)
Sebelah selatan 445,50 m dengan
kedalaman 7,5 m (LWL)
Dermaga II:
Panjang dermaga adalah 65 m dengan
kedalaman 5 m (LWL)
c. Pembangkit
Lisrtik Tenaga Uap
PT. Semen Tonasa
memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2x25 MW, yang
terletak dipelabuhan Biringkasi dan berfungsi untuk menyuplai listrik ke pabrik
dan kompleks perumahan karyawan.
H. Fasilitas Umum
Perseroan selalu
mengedepankan kesejahteraan tenaga kerja karena perseroan menyadari bahwa
tenaga kerja merupakan bagaian dari operasional perusahaan. Untuk menjamin
kesejahteraan tersebut, perseroan memberikan sarana dan prasarana yang
menunjang diantaranya fasilitas perumahan bagi karyawan, fasilitas pendidikan
mulai dari TK, SD, SMP, SMA, fasilitaskesehatan yaitu rumah sakit semen tonasa,
fasilitas olahraga berupa lapangan tenis, lapangan bola basket, lapangan golf,
kolan renang, lapangan bulutangkis dan lapangan sepakbola serta swalayan yang
dikelola oleh koperasi karyawan semen tonasa.
Sebagai salah
satu wujud dari komitmen perusahaan terhadap masyarakat, maka selain
diperuntukan bagi karyawan semen tonasa berupa fasilitas seperti sekolah, rumah
sakit dan swalayan juga diperuntukan untuk masyarakat sekitar perusahaan.
I.
Tanggungjawab
Perusahaan
Sebagai korporasi
yang beroperasi dan berkembang ditengah masyarakat, perseroan turut
bertanggungjawab dalam upaya memajukan usaha masyarakat sekitar terutama bagi
yang belum cukup modal dan keahlian. Perseroan memiliki program kemitraan
sebagai sarana untuk membina masyarakat sekitar melalui pelatihan teknis dan
pemberian pinjaman modal usaha dengan angsuran lunak. Hingga tahun 2008
perseroan telah membina sebanyak 4.262 mitra binaan dengan jumlah pinjaman Rp.
1,6 triliyun.
Untuk mendukung
kesejahteraan masyarakat sekitar perseroan memiliki program Bina Lingkungan
yang terfokus pada kondisi sosial masyarakat sekitar pabrik (Kab. Pangkep dan
Luar Kab. Pangkep), terutama yang bersentuhan langsung dengan dampak lingkungan
fisik yang timbul dari operasional perseroan. Obyek pada program Bina
Lingkungan meliputi peningkatan kualitas kessehatan masyarakat, pengembangan
sarana dan prasarana masyarakat seperti jalan raya, tempat ibadah serta bantuan
pompa air untuk pengairan sawah disekitar pabrik serta kegiatan melestarikan
lingkungan.
J.
Struktur
Organisasi Perusahaan PT. Semen Tonasa (terlampirkan)
Adanya struktur
organisasi yang baik merupakan salah satu syarat yang penting agar perusahaan
dapat berjalan baik. Suatu perusahaan akan berhasil mencapai prestasi kerja
yang efektif dari karyawan apabila terdapat sistem kerja sama yang baik, dimana
fungsi – fungsi dalam organisasi tersebut mempunyai tugas, wewenang, dan
tanggungjawabyang telah dinyatakan dan diuraikan secara jelas.
Struktur
organisasi perusahaan PT. Semen Tonasa mengikuti metode atau prinsip organisasi
dimana fungsi – fungsi didalamnya telah dinyatakan dan diuraikan dengan
menekankan pada pembagian tugas. Untuk memahami kesatuan organisasi perusahaan
sebagaimana terlampir.
Sesuai dengan
anggaran dasar PT. Semen Tonasa diurus dan dipimpin oleh direksi yang terdiri
dari seorang direktur utama dan tiga orang direktur. Dalam melakukan tugasnya
direksi diawasi oleh dewan komisaris dan direksi diangkat oleh Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS), yang masing – masing untuk jangka waktu 3 tahun bagi
dewan komisaris dan 5 tahun bagi direksi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar